banner 728x250

Pemkab Parigi Moutong Fokus Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Pemkab Parigi Moutong Fokus Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Pemkab Parigi Moutong dan Tim Fakultas Pertanian Untad berfoto bersama seusai membahas percepatan swasembada pangan dan ketahanan pangan berkelanjutan, berlangsung di Ruang Kerja Bupati setempat, Kamis (23/7/2026). FOTO: IST

PARIMO, LENSA JURNAL Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus memperkuat sektor pertanian terutama pada peningkatan produktivitas melalui kolaborasi dengan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Untad).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk menghasilkan program pertanian yang lebih terukur dan sesuai dengan potensi daerah. Hal ini dibahas dalam audiensi Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase bersama Tim Percepatan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan Fakultas Pertanian Untad di Ruang Kerja Bupati setempat, Kamis (23/7/2026).

banner 728x250

Pertemuan tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Adrudin, Kepala Bappelitbangda Irwan, Plt. Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran pimpinan dan dosen Fakultas Pertanian Untad.

Ketua Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Untad, Prof. Dr. Ir. Abd. Hadid, M.Si., mengatakan perguruan tinggi memiliki kapasitas sumber daya manusia yang dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian.

Menurutnya, Untad tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat selama tiga tahun di sejumlah kabupaten, termasuk Parigi Moutong. Salah satu fokusnya adalah membantu daerah menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan.

“Penyusunan RAD ini diharapkan mampu memberikan arah yang lebih jelas dalam pengembangan sektor pertanian, mulai dari peningkatan produktivitas hingga penguatan ketahanan pangan. Program juga diselaraskan dengan visi pembangunan daerah agar hasilnya dapat diterapkan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menegaskan, keterlibatan perguruan tinggi harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keahlian akademisi, menurutnya, perlu diterjemahkan menjadi pendampingan dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani.

“Kampus harus mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat melalui keahlian yang dimiliki para dosen,” ujarnya.

Sementara dikesempatan yang sama, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyambut baik dukungan Fakultas Pertanian Untad tersebut. Ia menilai sinergi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dapat memperkuat perencanaan sekaligus mempercepat penerapan inovasi di sektor pertanian.

Erwin berharap kolaborasi tersebut segera diwujudkan dalam program konkret yang mampu meningkatkan produktivitas petani, memperkuat ketahanan pangan, dan mengoptimalkan potensi pertanian Parigi Moutong.

“Dengan dukungan riset, pendampingan, dan perencanaan yang lebih terarah, pemerintah daerah optimistis sektor pertanian dapat berkembang lebih produktif dan berkelanjutan serta memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *