MOROWALI, LENSA JURNAL – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sulawesi Tengah, Isram Said Lolo (ISL) melakukan konsolidasi bersama Ketua APRI Morowali, Suhardin Alaudin beserta jajaran pengurus.
Pertemuan yang berlangsung disalah satu cafe di Kota Bungku pada Sabtu (29/11/2025) tersebut, sebagai langkah memantapkan arah organisasi jelang agenda besar APRI tahun 2026.
“Kegiatan konsolidasi berfungsi sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan dan rasa kebersamaan di antara para penghulu,” ujar ISL.
Ia memaparkan bahwa penyamaan persepsi antaranggota menjadi agenda utama, terutama dalam menghadapi penyusunan program kerja jangka panjang. Menurut ISL, APRI tidak boleh berjalan dengan interpretasi berbeda-beda. Tujuannya, agar arah organisasi tetap selaras dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Dalam sesi dialog, pertemuan juga membahas pembaruan kebijakan serta evaluasi kelembagaan APRI di tingkat kabupaten. Fokus pembenahan tersebut meliputi penguatan etika kerja penghulu, peningkatan transparansi layanan, hingga peningkatan profesionalisme melalui Bimbingan Teknis (Bimtek).
“Langkah ini sebagai pilar penting reformasi internal,” jelasnya.
Terkait dinamika pelayanan publik saat ini, ISL menilai penghulu menghadapi tantangan yang lebih luas dari sekadar urusan administratif. Integritas, akuntabilitas, dan kepekaan sosial dinilai menjadi kunci penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Karena itu, ia menekankan perlunya APRI tampil adaptif dan solid di tengah tuntutan yang terus berkembang.
ISL juga kembali menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan proses membangun kekuatan moral dan struktural APRI agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia pun menyoroti penguatan tata kelola internal APRI di Morowali, mulai dari disiplin organisasi, rancangan pelatihan berkelanjutan, hingga sistem komunikasi yang lebih efektif antara DPW dan pengurus kabupaten.
“Kebersamaan dalam mengembangkan organisasi hanya bisa tumbuh jika rasa persatuan dan persaudaraan terus dijaga,” tegasnya.
Sementara dikesempatan yang sama, Ketua APRI Morowali, Suhardin Alaudin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPW APRI Sulteng di ‘Bumi Tepe Asa Maroso’. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai sinyal kuat bahwa pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari tingkat pusat hingga ke daerah.
“Tentunya konsolidasi ini akan memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi kebijakan keanggotaan APRI Morowali,” pungkas Suhardin. (AL)









