banner 728x250

Sahid Ajak ASN Tingkatkan Etos Kerja Selama Ramadan

Sahid Ajak ASN Tingkatkan Etos Kerja Selama Ramadan
Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid. Foto: Aid Lumpati/Lensajurnal

PARIMO, LENSA JURNAL Wakil Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H. Abdul Sahid meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut tetap menjaga dan meningkatkan etos kerja selama bulan suci Ramadan. Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).

Menurut Sahid, ibadah puasa seharusnya tidak memengaruhi tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Justru, Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan semangat pengabdian.

banner 728x250

Ia menegaskan bahwa kewajiban ASN sebagai abdi negara tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan publik, kata dia, tidak boleh terganggu hanya karena alasan menjalankan ibadah puasa.

“Puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kedisiplinan. Tugas dan tanggung jawab harus tetap dilaksanakan secara profesional,” tegas Sahid.

Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memastikan kehadiran dan kinerja pegawai tetap optimal. Bahkan, ia turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah kantor untuk melihat kondisi riil di lapangan.

Dalam pemantauan tersebut, ia sempat mendapati ada kantor yang belum sepenuhnya terisi pegawai pada jam kerja aktif. Kondisi itu, harus menjadi catatan penting bagi pimpinan OPD untuk melakukan pembenahan internal.

“Saya hadir sesuai ketentuan jam kerja. Namun, masih ada kantor yang belum terisi pegawai antara pukul 08.00 hingga 09.00 pagi. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menilai, kedisiplinan hadir tepat waktu merupakan indikator dasar yang mencerminkan komitmen dan tanggung jawab ASN. Jika aspek tersebut diabaikan, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat bisa ikut terdampak.

Pemerintah Daerah, lanjut Sahid, tetap berpedoman pada aturan jam kerja yang berlaku selama Ramadan. Karena itu, ia memastikan pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan agar tidak terjadi penurunan kinerja.

Sahid berharap, Ramadan dapat dimaknai sebagai sarana memperbaiki diri, termasuk dalam hal profesionalisme. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, ia optimistis pelayanan publik di Kabupaten Parigi Moutong tetap berjalan maksimal.

“Ramadan harus menjadi dorongan untuk meningkatkan etos kerja, bukan sebaliknya. ASN harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *