banner 728x250

TNI Bantu Penanganan Karhutla

TNI Bantu Penanganan Karhutla
Danramil 1306-Parigi sekaligus Pabung Parigi Moutong, Kapten Armed Putu Sanjaya. Foto: Aid Lumpati/Lensajurnal

PARIMO, LENSA JURNAL Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapan untuk membantu Pemerintah Daerah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Parigi Utara dan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Danramil 1306-Parigi sekaligus Perwira Penghubung (Pabung) Parigi Moutong, Kapten Armed Putu Sanjaya menyampaikan bahwa Komando Resor Militer (Korem) 132 Tadulako Palu akan mengerahkan personel Batalyon Tempur (YONTP) sesuai kebutuhan di lapangan, dengan jumlah sekitar 30 hingga 60 personel.

banner 728x250

Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan kunjungan bersama Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong ke lokasi karhutla di Desa Avolua Kecamatan Parigi Utara, dan Desa Uevolo Kecamatan Siniu, Kamis (5/2/2026).

“Kami sudah diperintahkan Korem untuk berkoordinasi. Personel akan dikerahkan apabila perlengkapan dari Pemerintah Daerah sudah siap,” ujar Putu Sanjaya kepada wartawan.

Ia pun menambahkan bahwa selama empat hari terakhir, personel TNI bersama BPBD, Satpol PP, Damkar, Polri, Tagana, Manggala Agni, FPRB, MDMC, dan masyarakat setempat terus berjibaku memadamkan titik-titik api yang muncul, dengan kondisi siaga siang dan malam.

Terkait kemungkinan adanya penambahan jumlah personel di lapangan, Putu Sanjaya menegaskan bahwa TNI siap menambah kekuatan jika titik api kembali bertambah.

Ia juga menuturkan bahwa kesiapan tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.

“Jika titik api terus meluas, maka TNI akan menambah personel. Karena di Parigi Moutong ini, ada enam koramil yang siap dikerahkan,” jelasnya.

Berdasarkan data terbaru Pusdalops BPBD Parigi Moutong hingga Jumat (6/2/2026), kekuatan petugas gabungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengalami peningkatan.

Adapun unsur yang terlibat meliputi 70 personel pemadam kebakaran, 6 personel Manggala Agni, 10 anggota TRC BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, 17 anggota TRC BPBD Parigi Moutong, 130 personel TNI, dan 40 anggota Polri.

Kemudian, sebanyak 12 personel Tagana Dinas Sosial Parigi Moutong, 2 petugas Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah, dan masing-masing 2 personel dari Dinas PUPRP dan Dinas TPHP Parigi Moutong.

Selanjutnya, 8 tenaga dari Dinas Kesehatan Parigi Moutong, 6 relawan PMI Parigi Moutong, 10 anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Pairigi Moutong, serta 15 personel MDMC Parigi Moutong. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *