banner 728x250

Pelabuhan Toboli Diharap Menjadi Penunjang Wisata Bahari

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong, Syamsu Nadjamudin. FOTO: ABDUL FARID

PARIMO, LENSA JURNAL Rencana pengoperasiaan Pelabuhan Toboli di Kecamatan Parigi Utara sebagai objek demaga wisata bahari terus di matangkan oleh pemerintah daerah kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Hal tersebut ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang berlangsung belum lama ini. Kepala Dinas Perhubungan Parimo, Syamsu Nadjamudin menuturkan langkah ini menjadi salah satu komitmen Pemda guna memperkuat koneksivitas dan mengoptimalkan fungsi Pelabuhan sebagai penunjang sector pariwisata.

banner 728x250

“Dermaga wisata bahari ini ditargetkan mulai diluncurkan pada April 2026, bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Syamsu melalui pesan tertulisnya, Jumat (9/1/2026).

Saat ini kata dia, pihaknya tengah fokus menyiapkan langkah-langkah teknis agar pelabuhan tersebut bisa segera dioperasikan sebagai dermaga wisata. Termasuk Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Parigi serta komunitas diving, dan telah disepakati sejumlah rekomendasi tindak lanjut.

Diantaranya, pelaksanaan assessment atau kajian kelayakan pelabuhan, perbaikan fasilitas pendukung, serta rencana pengalihan fungsi kapal perintis bersubsidi untuk dimanfaatkan sebagai kapal wisata.

Lanjut Syamsu, ada tiga dasar utama pengalihan fungsi pelabuhan penyeberangan Toboli menjadi dermaga wisata bahari. Pertama, status Pelabuhan Toboli yang telah dihibahkan sebagai Barang Milik Negara kepada Pemkab Parimo sejak tahun 2023.

Kedua, hasil audiensi Bupati Parimo dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada 22 Oktober lalu. Dalam kesempatan ini, Pemkab mendapatkan respons positif dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terhadap rencana pengalihan fungsi pelabuhan.

Ketiga, adanya arahan Gubernur Sulawesi Tengah pada kegiatan FTT yang digelar pada 20 November 2025, untuk membuka rute pelayaran Toboli–Togean guna mempermudah akses wisatawan nusantara maupun mancanegara menuju destinasi wisata di Parimo.

Sebagai bagian dari percepatan operasional, kata Syamsu, Dinas Perhubungan juga berencana menggandeng investor kapal asal Bacan Kabupaten Halmahera Selatan, untuk mendukung layanan wisata bahari dari Pelabuhan Toboli.

“Kami akan mematangkan konsep pengoperasian dengan mengusung tema konektivitas dan optimalisasi, Berani Lancar dan Berani Harmoni. Tujuannya, agar Pelabuhan Toboli benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata daerah,” pungkasnya. AF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *