banner 728x250

Bupati Parimo Serahkan Bantuan Benih Jagung Hybrida

Bupati Erwin Burase bersama Ketua DPRD, Kepala Lapas Olaya, Plt Kadis TPHP dan Prokopimda menyerahkan bantuan benih jagung hybrida kepada petani. Senin (8/12/2025). (dok. Ist)

PARIMO, LENSA JURNAL Bupati Parigi Moutong (Parimo) H Erwin Burase, S. Kom bersama Ketua DPRD, Kepala Lapas Olaya, Plt Kadis TPHP dan Prokopimda menyerahkan bantuan benih jagung hybrida kepada petani. Bertempat di aula Kantor Dinas TPHP, Senin (8/12/2025).

Bupati Parimo, Erwin Burase menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada Kabupaten Parimo melalui berbagai program dan fasilitasi pembangunan pertanian dan salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat melalui kementerian pertanian.

banner 728x250

Tahun ini kata dia, telah mengalokasikan bantuan benih jagung seluas 1.797 hektar dengan volume sebanyak 26.955 kg dari anggaran pendapatan dan belanja negara, dan pemerintah daerah melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah di kabupaten Parimo yang turut memberikan dukungan tambahan seluas 24 hektar.

“Alokasi ini bukan hanya bantuan teknis, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan produksi pangan strategis, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu komoditas penyangga industri pakan dalam negeri,” ujarnya.

Tidak hanya dukungan benih, pemerintah pusat juga memberikan 20 unit traktor roda empat yang diperuntukan bagi brigade alsintan dinas tanaman hortikultura dan perkebunan kabupaten parigi moutong.

Alat ini merupakan bagian dari upaya modernisasi pertanian yang menjadi tuntutan zaman sekaligus mendukung percepatan pengolahan lahan diberbagai wilayah dan keberadaan alsintan tersebut memberikan nilai tambah yang sangat signifikan dalam pelaksanaan program cetak sawah baru seluas
404,6 hektar di kabupaten Parimo.

“Bantuan yang kita terima pada hari ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui swasembada pangan, yang menjadi salah satu pilar dalam asta cita presiden republik indonesia,” ungkapnya.

Dalam konteks regional, lanjut Erwin, langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah provinsi yakni “berani panen”, sebuah gerakan untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan, mendorong kemandirian petani, dan memperkuat rantai pasok pangan antarwilayah.

Program ini menekankan pentingnya keberanian daerah untuk meningkatkan produktivitas secara terukur, berkelanjutan, dan berbasis pada inovasi pertanian.

“Saya menegaskan kepada seluruh kelompok tani penerima bantuan bahwa benih dan alsintan yang diberikan ini harus dimanfaatkan secara optimal, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dijadikan dasar untuk meningkatkan produktivitas serta pendapatan usaha tani,” ucapnya.

Pengelolaan alsintan secara kelompok harus dilakukan dengan pendekatan manajemen yang baik, termasuk perawatan berkala, pencatatan pemakaian, serta penjadwalan operasional yang transparan dan adil bagi seluruh anggota kelompok.
Kepada para penyuluh pertanianm agar terus melaksanakan pendampingan intensif, memastikan teknologi budidaya diterapkan dengan baik, dan membantu petani dalam menghadapi kendala teknis maupun nonteknis di lapangan.

Kerjasama, kolaborasi, serta semangat pantang menyerah yang dimiliki petani kabupaten Parimo sehingga mampu menjadi salah satu daerah lumbung pangan di provinsi Sulteng dan sekaligus menjadi penopang ketahanan pangan nasional.

“Mari kita jadikan bantuan ini sebagai pemicu semangat untuk terus bekerja lebih giat lagi, memperkuat kemandirian pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani. dengan kerja keras dan kebersamaan, saya yakin kita akan mampu mewujudkan kabupaten parigi moutong yang produktif, mandiri, dan semakin maju,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *