PALU, LENSA JURNAL — Panggung Akamsi Palu Ngataku menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas, seniman, dan pemerintah dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif serta pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut.
Kegiatan yang digelar di Huntap 1 Tondo pada Sabtu (29/11/2025) ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Palu. Pemerintah menilai acara tersebut sebagai wujud nyata kontribusi masyarakat dalam membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Wali Kota Palu yang di wakili Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Ridwan Mustapa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Akamsi Palu Ngataku dan peserta yang hadir.
Ia menegaskan bahwa pemerintah sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas lokal dalam menciptakan aktivitas positif demi kemajuan daerah.
“Kami berharap Akamsi bisa membantu pemerintah dalam menyebarkan informasi-informasi positif kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut mendorong pemberdayaan UMKM, yang merupakan bagian penting dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Salah satunya adalah seni pertunjukan, termasuk tarian yang ditampilkan dalam acara tersebut.
Pemerintah berharap kegiatan dengan konsep seperti Panggung Akamsi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat bagi pelaku kreatif di Kota Palu.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Nanang mengatakan pentingnya komunikasi lintas pemangku kepentingan untuk memastikan kesuksesan event, baik skala besar maupun lokal.
Ia juga memberi apresiasi khusus kepada Kadis Pariwisata Kota Palu, yang dinilai sangat komunikatif dan selalu siap membantu.
“Beliau luar biasa. Bahkan mengatakan siap berkomunikasi 24 jam demi kelancaran kegiatan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga memuji lokasi Huntap 1 Tondo yang selalu menerima berbagai kegiatan masyarakat dengan tangan terbuka.
H. Nanang yang juga merupakan warga kelurahan Tondo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Panggung Akamsi.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar sampai selesai,” tuturnya.
Baca juga:
Panggung Akamsi Palu Ngataku Bakal Hadir di Huntap Tondo
Pada kesempatan itu, Kapolsek Mantikolore, Andi Rampewali yang sempat hadir turut memberikan apresiasi dan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.
Ia juga menyoroti pentingnya memiliki SIM dan mematuhi peraturan lalu lintas. Ia mengingatkan bahwa Operasi Zebra, yang berlangsung pada 17–30 November, mengharuskan setiap pengguna jalan memastikan kelengkapan kendaraan dan standar keselamatan.
Ia sangat mengapresiasi Panggung Akamsi sebagai acara yang sangat luar biasa karena mengangkat budaya, seni, dan identitas komunitas.
“Sebagai warga yang telah menetap lima tahun di Palu, saya cinta terhadap kota ini dan bangga melihat kekompakan masyarakat dalam menyukseskan acara,” ungkapnya. (AW)










