banner 728x250

Buka MTQ XX, Wabup Sahid Perkenalkan RS BN Moutong

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, S.Pd, secara simbolis membuka MTQ ke-20 Tingkat Kecamatan Moutong di Desa Gio Timur, disaksikan para pejabat daerah dan masyarakat, Kamis malam, (10/7/2025). Foto: Prokopim Setda Parigi Moutong.

PARIMO, LENSA JURNAL Suasana religius menyelimuti Desa Gio Timur, Kecamatan Moutong, Kamis malam, 10 Juli 2025. Untuk pertama kalinya, desa ini menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 tingkat kecamatan, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, S.Pd.

Ajang tahunan yang memperlombakan seni baca dan pemahaman Al-Qur’an ini tak hanya menjadi panggung perlombaan, tetapi juga wahana untuk membentuk karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan antarwarga desa.

banner 728x250

“MTQ bukan hanya ajang lomba, tapi panggung untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Abdul Sahid.

Lebih dari sekadar membuka acara, Wakil Bupati juga memperkenalkan satu pencapaian lain yang tak kalah penting peningkatan layanan kesehatan melalui Rumah Sakit Bulue Napuaye (RS BN Moutong).

RS yang kini tampil dengan wajah baru ini menjadi simbol hadirnya pembangunan medis yang berpihak pada masyarakat pelosok.

“RS BN Moutong kini dilengkapi dengan fasilitas modern dan dokter-dokter spesialis. Ini bentuk nyata dari komitmen kami menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata,” jelasnya.

Rumah sakit tersebut kini diperkuat oleh tenaga medis profesional, termasuk dokter spesialis penyakit dalam, kandungan, bedah, anestesi, serta bidang lainnya.
Transformasi ini menjawab kebutuhan masyarakat wilayah utara Parigi Moutong yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan medis memadai.

“Kita ingin warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pengobatan yang layak,” tegas Wakil Bupati dalam sambutannya.

Selama beberapa hari ke depan, MTQ ke-20 ini akan diramaikan oleh berbagai cabang lomba dan diikuti oleh peserta dari seluruh desa se-Kecamatan Moutong.

Di tengah lantunan ayat-ayat suci, serta geliat pembangunan pelayanan dasar, semangat kolaboratif antara iman dan pelayanan publik terus dijaga.

“Kami ingin Moutong tumbuh sebagai wilayah yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga kuat dalam spiritualitas,” pungkasnya.

Sumber: Prokopim Setda Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *