PARIMO, LENSA JURNAL – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Abdul Sahid didampingi beberapa tim ahli menghadiri langsung kegiatan konsultasi publik I penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) kabupaten parigi moutong bertempat di Hotel Lidya, Kampal, Kamis (13/11/2025).
Dalam sambutannya Wabub menyampaikan apresiasinya terhadap seluru tim, para pejabat dan para seluruh tokoh masyarakat yang hadir. Dengan harapan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan yang konstruktif, berbagi data, serta bersinergi dalam menghasilkan dokumen kajian lingkungan hidup strategis yang komprehensif, akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.
Wabub juga menekankan pentingnya kolaborasi antara instansi, dunia akademik dan masyarakat dalam proses ini, karena penataan ruang yang baik tidak bisa dilakukan secara parsial tetapi harus melibatkan semua pihak secara partisipatif.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan daerah ini,” harapnya.
Seperti diketahui Kabupaten Parimo memiliki potensi sumber daya alam yang besar dimulai dari sektor pertanian, perikanan, kehutanan hingga pariwisata, untuk dikelolah dengan bijaksana agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.
Dengan adanya KLHS dapat menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan kelestarian lingkungkungan,serta memastikan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Adapun rangkaian perencanaan RTRW berdasarkan D3TLH dan RPLH yang dipaparkan oleh tim ahli, Baso Nur ali S,Sos.,M.SI pengendalian Dampak lingkungan, yakni latar belakang pembangunan wilayah dan tekanan lingkungan, peran PP No 26 Tahun 2025, dasar RTRW berbasis D3TLH, dan tujuan pembangunan berkelanjutan.*








