banner 728x250

APBD 2027, Pemkab Parigi Moutong Prioritaskan Infrastruktur dan Pertanian

APBD 2027, Pemkab Parigi Moutong Prioritaskan Infrastruktur dan Pertanian
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase (berdiri) saat memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna di DPRD setempat, Rabu (15/7/2026). FOTO: Aid Lumpati/Lensajurnal

PARIMO, LENSA JURNAL Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase menegaskan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penegasan tersebut disampaikannya saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Parigi Moutong, terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di DPRD setempat, Rabu (15/7/2026).

banner 728x250

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi masukan, saran, dan kritik yang disampaikan oleh seluruh fraksi DPRD,” ujar Erwin dalam sambutannya.

Menurutnya, pandangan tersebut menjadi bagian penting dalam menyempurnakan arah kebijakan anggaran daerah. Ia menilai, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam mewujudkan APBD yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Untuk meningkatkan PAD, kata Erwin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong akan mengoptimalkan digitalisasi pelayanan perpajakan dan retribusi, pemanfaatan aset daerah, serta pembaruan data objek pajak. Langkah tersebut dilakukan tanpa menambah beban masyarakat maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di sisi belanja daerah, pemerintah akan terus melakukan efisiensi dengan mengurangi pengeluaran yang kurang produktif dan mengarahkan anggaran pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Peningkatan belanja modal tetap menjadi prioritas. Terutama untuk pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur dasar lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Terkait rencana penyertaan modal sebesar Rp5 miliar kepada Bank Sulteng, Erwin memastikan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan kajian yang matang agar mampu meningkatkan kontribusi terhadap PAD.

Sementara pada sektor pertanian, lanjut Erwin, Pemerintah Daerah akan memprioritaskan penyediaan pupuk bersubsidi, perbaikan jaringan irigasi, pembangunan jalan menuju sentra produksi, serta pendampingan teknologi guna meningkatkan produktivitas petani.

Selain pembangunan fisik, APBD 2027 juga fokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan profesionalisme pelayanan publik. Termasuk, mempercepat penyusunan regulasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), terutama pengaturan Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA).

“Langkah ini sebagai upaya memperkuat tata kelola sektor pertambangan sekaligus meningkatkan penerimaan daerah,” ungkapnya.

Pada sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Daerah memastikan alokasi anggaran tetap memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Prioritas diarahkan pada peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan, percepatan penurunan angka stunting, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

Erwin menambahkan bahwa pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi, penyediaan air bersih, penanganan banjir Sungai Moutong, pengembangan Daerah Irigasi Palasa, penanganan abrasi Pantai Palasa, hingga peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Moutong, tetap menjadi program prioritas yang akan diperjuangkan melalui APBD maupun dukungan pemerintah pusat.

“Kami berharap pembahasan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat segera disepakati sebagai dasar penyusunan APBD yang berkualitas, berorientasi pada hasil, serta mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong,” pungkasnya. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *