banner 728x250

Penjaringan Bakal Calon Ketua FPTI Sulteng Resmi Dimulakan, Petahana Kembali Maju

KET FOTO H. Nanang (kiri) berjabat tangan dengan Steering Committee saat pengambilan formulir dan persyaratan bakal calon Ketua FPTI Sulteng periode 2025-2029, di Wall Climbing Lalove, Kelurahan Nunu Kecamatan Tatanga, Senin (15/12/2025). FOTO: Lensajurnal/Wahab Usman

PALU, LENSA JURNALFederasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi memulai tahapan pendaftaran bakal calon (Balon) Ketua FPTI Sulteng melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 26–27 Desember 2025 di Kantor Balai Diklat Provinsi Sulteng.

Ketua Panitia Musprov FPTI Sulteng, Imran R. Tembantina mengatakan bahwa Musprov merupakan agenda strategis organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus masa depan pembinaan olahraga panjat tebing di Sulteng.

banner 728x250

“Musprov bukan hanya forum pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan periode 2021–2025,” ujar Imran saat ditemui di Wall Wlimbing Lalove, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Senin (15/12/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh tahapan Musprov dilaksanakan secara bertahap, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi. Imran pun menyampaikan bahwa pihaknya telah mendistribusikan undangan resmi kepada seluruh Pengurus Kabupaten dan Kota se-Sulteng sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan Musprov.

Ia mengungkapkan, penjaringan bakal calon Ketua FPTI Sulteng resmi dibuka sejak 15 hingga 18 Desember 2025. Setiap Pengkab dan Pengkot, diberikan hak untuk mengusulkan kandidat yang dinilai memenuhi persyaratan administratif dan organisatoris.

“Di hari pertama penjaringan, sudah ada bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran, salah satunya H. Nanang,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan mendaftarnya H. Nanang, maka dinamika pemilihan Ketua FPTI Sulteng dipastikan semakin menarik. Pasalnya, H. Nanang yang saat ini menjabat sebagai Ketua FPTI Sulteng kembali mencalonkan diri sebagai inkamben untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya.

Ia juga memaparkan, untuk tahapan selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi berkas bakal calon pada 19 Desember 2025 oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bersama Steering Committee. Selanjutnya, pada 20 Desember 2025, panitia akan menetapkan calon-calon Ketua FPTI Sulteng yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Musprov.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, panitia telah menetapkan sekretariat sementara di Jalan Cendrawasih Nomor 15B Kota Palu, tepatnya di lantai dua Gedung Sekretariat Pramuka. Sekretariat tersebut menjadi pusat koordinasi panitia selama masa persiapan hingga pelaksanaan Musprov.

“Jadi, agenda Musprov bukan hanya tentang pemilihan ketua, melainkan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2025,” tutur Imran.

Imran menilai, selama kepemimpinan sebelumnya, sejumlah tantangan organisasi berhasil dihadapi, terutama terkait dukungan pendanaan dan fasilitasi atlet dalam mengikuti berbagai kejuaraan.

Olehnya, ia berharap, agar Musprov kali ini diharapkan dapat melahirkan kepengurusan yang solid, profesional, serta mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulteng dan KONI, dengan semangat ‘Sulteng Nambaso untuk Juara’.

Dalam kesempatan yang sama, Imran juga menyampaikan kesiapan FPTI Sulteng menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang dijadwalkan digelar di Kabupaten Morowali. Ia menyebut, koordinasi intensif antara Pengprov dan Pengkab/Pengkot menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan atlet.

Menurut Imran, persaingan atlet pada Porprov mendatang diprediksi berlangsung ketat, khususnya dari daerah-daerah yang selama ini menjadi basis kekuatan panjat tebing Sulteng seperti Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Poso.

“Secara umum, kesiapan atlet sudah mencapai sekitar 95 persen,” tuturnya.

Melalui Porprov, Kejurda, Kejurprov, hingga Kejurnas, FPTI Sulteng menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial yang diproyeksikan tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Target kami di PON nantinya, minimal bisa meraih empat medali emas, khususnya pada nomor lead dan boulder yang menjadi nomor unggulan atlet Sulteng,” jelas Imran.

Sementara itu, Ketua FPTI Sulteng H. Nanang menyatakan keputusannya maju kembali didorong oleh keinginan menjaga kesinambungan program pembinaan atlet dan penguatan organisasi yang telah berjalan.

“Saya maju kembali karena masih ada program pembinaan yang harus dituntaskan. Target kita jelas, prestasi atlet panjat tebing Sulawesi Tengah harus terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Nanang.

Ia menegaskan, Musprov FPTI Sulteng harus menjadi ajang demokratis yang mengedepankan kepentingan organisasi dan prestasi atlet, bukan semata-mata kontestasi jabatan. (AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *