PARIMO, LENSA JURNAL – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) Angkatan VI terhitung sejak 30 November hingga 7 Desember 2025.
Kegiatan yang bertempat di Ruang Belajar Diklat, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi tersebut, diikuti sebanyak 21 peserta. Terdiri dari 18 putra dan 3 putri.
Sekretaris Markas PMI Parigi Moutong, Try Fadli menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan Diklatsar sebagai upaya strategis dalam memperkuat kapasitas relawan.
“Diklatsar bukan sekadar pelatihan rutin, tetapi merupakan wadah penting untuk membentuk relawan yang profesional, berintegritas, serta berpegang teguh pada nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Fadli.
Ia juga menerangkan, melalui Diklatsar tersebut para calon relawan dibina secara intensif untuk memperkuat kesiapan mental dan fisik.
Pelatihan itu dirancang, kata Fadli, agar peserta memiliki disiplin tinggi, ketangguhan, dan kemampuan bertindak cepat dalam menjalankan tugas kemanusiaan, baik pada kondisi normal maupun situasi darurat.
Sebagai upaya penguatan kompetensi, PMI Parigi Moutong juga membekali peserta dengan berbagai keterampilan teknis yang menjadi kebutuhan utama di lapangan.
Materi yang diberikan meliputi pertolongan pertama, water and sanitation (WASH), penanganan shelter atau penampungan sementara, manajemen tanggap darurat, hingga pengelolaan posko, logistik, dan distribusi bantuan.
Selain itu, peserta juga dilatih melakukan assessment secara tepat untuk menentukan bantuan yang diperlukan masyarakat terdampak bencana.
Menurut Fadli, rangkaian keterampilan tersebut menjadi landasan penting dalam membentuk relawan yang benar-benar siap menjalankan misi kemanusiaan.
Olehnya ia berharap, seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti Diklatsar. Sehingga ke depan, relawan KSR PMI Parigi Moutong mampu bekerja profesional dan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
“Untuk para peserta, terapkan lah seluruh ilmu yang diperoleh guna memperkuat peran PMI sebagai lembaga kemanusiaan yang tangguh dan makin dicintai masyarakat, khususnya di Parigi Moutong,” pungkas Fadli. (AL)
