PALU, LENSA JURNAL – Akamsi Palu Ngataku tengah mematangkan persiapan Panggung Akamsi, sebuah ajang kreatif dan ruang kolaborasi yang akan digelar pada 28–29 November 2025 di Huntap Tondo 1, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Mengusung tema ‘Membangun Persaudaraan dan Silaturahmi’, kegiatan ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi pegiat literasi, seniman, komunitas kreatif, serta pelaku UMKM.
Ketua Akamsi Palu Ngataku, Guntur mengatakan bahwa Panggung Akamsi tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkarya, berjejaring, dan mengembangkan potensi lokal.
Seluruh kegiatan, kata dia, dapat diikuti secara gratis sebagai bentuk dukungan Akamsi terhadap ekosistem kreatif di Kota Palu.
“Kegiatan ini gratis. Kami memfasilitasi teman-teman pegiat literasi, seni, dan UMKM tanpa dipungut biaya,” ujar Guntur di Palu, Selasa (25/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa perkembangan zaman yang dinamis menuntut adanya ruang ekspresi dan kreativitas bagi generasi muda. Karena itu, literasi, seni, dan UMKM dianggap sebagai tiga pilar penting dalam membangun masyarakat mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
Guntur menyampaikan, Panggung Akamsi Palu Ngataku diharapkan mampu mempertemukan berbagai komunitas dalam satu ruang kebersamaan, sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi lokal melalui partisipasi UMKM yang ikut meramaikan acara.
Ia menerangkan, adapun rangkaian agenda yang akan dihadirkan pada Panggung Akamsi Palu Ngataku meliputi pertunjukan musik dan budaya, donor darah, senam sehat, deklarasi Akamsi Scooter, city riding, turnamen domino, lomba mewarnai, lomba storytelling, bazar kuliner Akamsi, pasar murah, hingga penjualan merchandise.
Guntur berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar, berkelanjutan, dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Kota Palu.
“Melalui kolaborasi lintas komunitas serta dukungan dari berbagai pihak, kami ingin kegiatan ini dapat berkelanjutan. Untuk itu, bagi teman-teman yang ingin berpartisipasi, silahkan menghubungi kami (panitia). Pendaftarannya gratis,” pungkasnya. (WU)
