banner 728x250

Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis di Tiga Kampus

Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis di Tiga Kampus
Pemkab Parigi Moutong saat melakukan audiensi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) KKP RI di Jakarta, Rabu (1/7/2026). FOTO: Prokopim Setdakab Parigi Moutong

JAKARTA, LENSA JURNAL – Anak-anak nelayan dan pembudidaya ikan asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berpeluang menempuh pendidikan tinggi secara gratis di tiga politeknik vokasi milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Peluang tersebut terbuka setelah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melakukan audiensi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) KKP di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

banner 728x250

Audiensi yang dipimpin langsung Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta Kepala Bappelitbangda ini, bertujuan untuk mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Erwin Burase dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya menjemput program pemerintah pusat, agar pembangunan tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Parigi Moutong,” ujarnya.

Ia pun menerangkan, dalam pertemuan itu, Pemkab Parigi Moutong bersama BPPSDM KP bersepakat menjalin kerja sama terkait program pemberdayaan bagi anak pelaku utama perikanan.

Dimana, para anak pelaku utama perikanan berkesempatan menempuh pendidikan jenjang D3 dan D4 tanpa dipungut biaya. Sebab, seluruh kebutuhan tersebut ditanggung oleh KKP RI. Meliputi uang kuliah, seragam, asrama, dan biaya makan selama masa studi.

“Kami akan memfasilitasi seluruh proses seleksi di daerah. Mulai dari tes akademik hingga pemeriksaan Kesehatan. Sehingga calon peserta tidak perlu mengikuti seleksi di luar daerah,” ungkapnya.

Erwin menuturkan, seluruh peserta yang dinyatakan lulus akan menempuh pendidikan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Sulawesi Selatan, serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, Sulawesi Utara.

Ia berharap, ke depan program ini dapat melahirkan SDM yang kompeten dan mampu mengembangkan potensi kelautan daerah. Karena ia meyakini, setiap lulusan nantinya tidak hanya siap bekerja di sektor pemerintahan, melainkan mampu menjadi wirausaha yang menciptakan nilai tambah terhadap hasil kelautan dan perikanan Parigi Moutong.

“KKP telah menyatakan siap memperkuat sinergi dengan Pemkab Parigi Moutong melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan kapasitas penyuluh perikanan. Upaya ini sebagai bagian dari pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah,” pungkasnya. (*/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *