JAKARTA, LENSA JURNAL – Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, salah satunya melalui usulan perbaikan Jembatan Jalur Dua Bambalemo yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi yang digelar di Lantai 5 Gedung Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Sebelumnya, Bupati Erwin Burase bersama rombongan telah melakukan koordinasi dengan anggota DPR RI dan Bappenas RI terkait percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Hal ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, dalam menjemput dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna memenuhi kebutuhan perbaikan maupun pembangunan.
“Adapun sejumlah usulan pembangunan prioritas yang kami perjuangkan adalah perbaikan Jembatan Jalur Dua Bambalemo. Di mana, akses ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah,” ujar Erwin.
Ia pun memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah titik strategis, serta perluasan akses konektivitas untuk membuka keterisolasian kawasan yang memiliki potensi ekonomi.
Peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.
“Kami hadir langsung di sini untuk memastikan kebutuhan pembangunan Kabupaten Parigi Moutong mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kami akan terus memperjuangkan setiap program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ini adalah tanggung jawab moral kami dalam membangun daerah,” tegas Erwin.
Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, pihaknya tidak datang hanya membawa harapan, melainkan telah menyiapkan seluruh dokumen perencanaan dan usulan program secara matang. Tujuannya, agar dapat memenuhi persyaratan teknis maupun administratif yang ditetapkan kementerian.
“Upaya ini merupakan komitmen kami, untuk menghadirkan pembangunan yang merata, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta membawa Parigi Moutong menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (*/AL)
