PARIMO, LENSA JURNAL – Koperasi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Kayuboko Sejahtera di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyalurkan bantuan sapi kurban kepada masyarakat di tiga desa lingkar tambang. Diantaranya Desa Kayuboko, Desa Air Panas, dan Desa Olaya.
Penyaluran hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tersebut, merupakan bagian dari komitmen sosial koperasi yang bergerak di sektor pertambangan emas untuk berbagi manfaat dengan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasionalnya.
Ketua Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera, Wawan mengatakan bahwa penyaluran kurban menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara koperasi dan masyarakat melalui semangat kebersamaan serta kepedulian sosial.
“Melalui momentum Iduladha, kami ingin ikut berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Semoga bantuan sapi kurban ini dapat bermanfaat dan mempererat hubungan baik antara koperasi dan masyarakat,” kata Wawan di Parigi, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, keberadaan koperasi tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, melainkan memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di sekitar wilayah lingkar tambang.
Penyerahan sapi kurban itu mendapat apresiasi dari masyarakat maupun pemerintah desa setempat. Bantuan tersebut dinilai menjadi wujud kepedulian koperasi terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam perayaan hari besar keagamaan.
Selain menjalankan program sosial melalui penyaluran hewan kurban, Koperasi IPR Kayuboko Sejahtera juga terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya.
Wawan menjelaskan, koperasi telah melakukan kegiatan normalisasi sungai yang melintasi Desa Kayuboko, Desa Air Panas, dan Desa Olaya sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan aliran air, terutama saat musim hujan.
“Kegiatan normalisasi sungai dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air dan meminimalkan potensi dampak lingkungan yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Wawan juga menambahkan, penyaluran hewan kurban telah menjadi bagian dari agenda sosial pihaknya, yang dimana terus diupayakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Ia menuturkan, keberadaan koperasi harus mampu memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia berharap, ke depan, berbagai program sosial dan kepedulian lingkungan yang dilaksanakan koperasi, dapat terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa-desa lingkar tambang.
“Keberadaan koperasi tidak hanya sekadar menjalankan aktivitas ekonomi, akan tetapi juga harus menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui berbagai program sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya di desa-desa lingkar tambang,” pungkasnya. (AL)
