PARIMO, LENSA JURNAL — Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase menegaskan bahwa penanggulangan HIV dan AIDS membutuhkan kolaborasi serta kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat peringatan Hari AIDS Sedunia yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Parigi Moutong Periode 2025–2029, di Aula Lantai II Kantor Bupati setempat, Selasa (23/12/2025).
Bupati menyebutkan, peringatan Hari AIDS Sedunia menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS.
Menurutnya, tema “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV” sangat relevan dengan tantangan saat ini, di mana perubahan sosial dan dinamika layanan kesehatan menuntut respons yang cepat, adaptif, dan berkelanjutan.
“HIV dan AIDS tidak hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Stigma dan diskriminasi terhadap ODHA masih menjadi tantangan yang harus kita hilangkan bersama,” ujar Erwin Burase.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan berkeadilan dengan mengedepankan nilai empati serta perlindungan hak asasi manusia. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kebijakan, meningkatkan akses layanan kesehatan, serta mendorong edukasi masyarakat melalui sinergi lintas sektor.
Keberlanjutan layanan HIV, mulai dari pencegahan, pemeriksaan, pengobatan hingga pendampingan, harus terus dijaga agar seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa diskriminasi.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan selamat kepada pengurus KPA Parigi Moutong periode 2025–2029 yang baru dikukuhkan. Ia berharap KPA mampu menjadi penggerak utama koordinasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua KPA, Kepala Kantor Kementerian Agama, pimpinan perangkat daerah, organisasi profesi, para camat, serta insan pers.***
