Reses Serli, Warga Minta Perbaikan Jalan-Penanganan Abrasi

Reses Serli, Warga Minta Perbaikan Jalan-Penanganan Abrasi
Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Serli berfoto bersama warga saat melaksanakan reses di Dusun IV Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Selasa (4/8/2026). FOTO: Dok. Humas Setwan

PARIMO, LENSA JURNAL Warga Dusun IV Desa Tilung, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, meminta pemerintah daerah agar memprioritaskan perbaikan akses jalan dan penanganan abrasi pantai di wilayah itu.

Aspirasi tersebut disampaikan warga Dusun IV Desa Tilung kepada Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Serli, saat melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026, Selasa (4/8/2026).

Warga mengatakan bahwa pengaspalan jalan di Dusun IV sangat mendesak, karena menjadi akses yang digunakan dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Sementara di kawasan pesisir, abrasi membutuhkan penanganan untuk mencegah kerusakan yang semakin meluas dan mengancam lingkungan permukiman.

Selain itu, warga juga meminta normalisasi sungai sebagai langkah mengurangi potensi banjir. Usulan lainnya menyangkut program bedah rumah bagi keluarga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Reses yang berlangsung secara tatap muka tersebut dihadiri Kepala Desa Tilung, Sekretaris Desa, pengurus PKK, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda. Pertemuan menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung.

Dukungan terhadap kegiatan perempuan turut diusulkan melalui pengadaan perlengkapan prasmanan, tenda berukuran 8×10 meter hingga kursi dan cangkir. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilaksanakan kelompok perempuan.

Sementara pemuda meminta perhatian terhadap fasilitas olahraga desa. Usulan yang disampaikan berupa rabat lapangan voli, dua set kostum, bola voli dan net serta bola takraw. Masyarakat juga mengharapkan pembangunan WC Masjid Tilung untuk mendukung kebutuhan jamaah.

Di bidang ekonomi produktif, warga mengusulkan mesin pemotong rumput, mesin perahu katinting 7,5 PK bagi nelayan serta peralatan pertukangan. Pemuda juga mengajukan bantuan bibit ayam dan kambing yang dapat dikembangkan sebagai usaha untuk meningkatkan pendapatan.

Kebutuhan pelayanan hukum keluarga juga menjadi bagian dari aspirasi. Warga mengusulkan pelaksanaan sidang isbat nikah massal bagi pasangan yang belum memiliki buku nikah sebagai dokumen resmi perkawinan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Serli menyatakan bahwa seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting dalam menjalankan fungsi representasi DPRD.

Ia mengatakan aspirasi tersebut akan dikawal melalui pembahasan bersama pemerintah daerah dengan tetap memperhatikan kewenangan, skala prioritas dan kemampuan anggaran.

“Semua aspirasi yang disampaikan warga sudah kami catat. Ini akan menjadi bahan yang kami perjuangkan, termasuk perbaikan jalan, penanganan abrasi dan normalisasi sungai,” kata Serli.

Menurutnya, hasil reses selanjutnya akan dirumuskan ke dalam laporan DPRD dan menjadi bahan penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Dengan demikian, berbagai kebutuhan masyarakat Tilung dapat diperjuangkan untuk masuk dalam perencanaan pembangunan daerah. (*/BI)

Exit mobile version